Google BlogLarantuka NewsBar

Polda NTT Lidik Kasus Alkes Flotim

Tim penyelidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) sedang menyelidiki dugaan kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN) dalam proyek pengadaan alat kesehatan (alkes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Larantuka.  Proyek dengan nilai kontrak Rp 6.961.410.000 dari dana pembantuan itu diduga bermasalah.

Beberapa saksi sudah dimintai keterangannya di Mapolres Flores Timur (Flotim) pada tanggal 25 Nopember 2010 di ruangan Kaur Bin Ops serta ruangan penyidik Serse Polres Flotim, oleh tim Tipikor Polda NTT yang dipimpin oleh AKP Sinar Dana untuk meminta keterangan beberapa anggota panitia lelang. Sejauh ini polisi belum mengantongi nama tersangka karena baru mulai melakukan penyelidikan.  Mereka dimintai keterangan sejak pukul 10.00 hingga pukul 13.00 Wita.

Kasus alkes ini mendapat perhatian khusus DPRD Flotim. Dewan setempat bahkan telah merekomendasikan ke Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) Propinsi NTT untuk melakukan audit kasus itu  karena diduga terjadi mark up harga, serta indikasi intervensi pejabat dalam proses penentuan pemenang tender.

Wakapolres Flores TImur; Kompol. Agustinus Nggana mengatakan bahwa kasus alkes di RSUD Larantuka menjadi perhatian  Polda NTT.  "Kasus ini masih dalam penyelidikan tim Tipikor Polda NTT.

Disadur dari:
Harian Pos Kupang

PROSPEK PERIKANAN LAUT LARANTUKA

PRODUKSI PERIKANAN

Potensi laut di Larantuka sebagian besar berasal dari Laut Flores, dan Laut Sawu, dimana jenis-jenis ikan ekonomis penting terdapat di perairan tersebut. Seperti ikan pelagis besar, pelagis kecil, demersal, dan cumi-cumi. Komoditi andalan perikanan laut Larantuka adalah Tuna, Cakalang, Cumi dan Mutiara.

Menurut data Dinas Kelautan dan Perikanan Larantuka (2010), produksi perikanan laut Larantuka pada tahun 2008 mencapai 1.434.627 Kg dan mengalami penurunan sebesar 1,1 ton menjadi 359.153 Kg. Hal ini terjadi karena pada tahun 2009 banyak data yang tidak masuk dalam pendataan Dinas Kelautan dan Perikanan Larantuka.

PEMILU KADA FLOTIM DIGULIRKAN KEMBALI

Proses Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilu Kada) Kabupaten Flores Timur (Flotim) kembali digulirkan menyusul dilantiknya empat anggota antar waktu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Flores Timur.
Pelantikan empat anggota KPU antar waktu tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) KPU Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan Nomor : 35/Kpts/KPU-Prov-018/2010 tentang Pengakatan Pengganti Antar Waktu Anggota KPU Kabupaten Flores Timur.  SK tersebut ditandatangani oleh Ketua KPU NTT; Johanes Depa.

Adapun keempat anggota KPU antar waktu tersebut adalah sebagai berikut : Aloysius Kene Masan, SH., Ferdinandus K. Lewoema, S.Ip., Fransiskus Vincent Diaz, S.Pd., dan Ajiz Tupen Peka, Amd.  Usai pelantikan keempat anggota antar waktu tersebut bersama anggota lama KPU Flotim Ernesta Katana, mereka bersepakat memilih Aloysius Kene Masan, SH sebagai Ketua KPUD Flores Timur.  Masan dan keempat rekannya sepakat untuk melanjutkan tahapan pemilu kada Kabupaten Flores Timur setelah tertunda dalam waktu yang cukup lama.  Selanjutnya anggota KPUD Flores Timur tersebut mengikuti bimbingan teknis di KPU NTT.

Pemekaran Adonara Kabupaten, Pilihan Strategis atau Pragmatis?

Oleh : Fidelis Lein
Warga Demon Pagong dan Kini Menjadi Pengurus Ikatan Keluarga Tuak Ehan-Jakarta.

Akhir-akhir  ini, gagasan tentang pembentukan Adonara Kabupaten menjadi Daerah Otonomi Baru terpisah dari Kabupaten induknya Flores Timur, kembali diwacanakan oleh sekelompok orang yang menamakan dirinya Forum Persiapan Adonara Kabupaten (F-ParK).
Bila ditelusuri lebih jauh, gagasan pembentukan Adonara Kabupaten ini pernah ramai dibicarakan menjelang Pilkada Gubernur NTT tahun 2008 lalu, kemudian berlanjut pada Pemilu Legislatif 2009 dan kembali ramai lagi menjelang Pilkada Bupati Flores Timur tahun ini.

PERINGATAN 500 TAHUN TUAN MA

Oleh: G. P. Sindhunata, S.J.

Di sebuah senja yang indah
Ketika buih-buih ombak berkejaran
Melompat-lompat seperti mutiara
Seorang bidadari yang cantik jelita
terdampar di pantai Larantuka
Lama ia terhanyut gelombang laut
Bagai bintang samodra cahaya matanya
Ketika ia ditemukan di
bibir pantai Larantuka.

"Siapakah engkau hai bidadari jelita,
dari mana datangmu, dan kenapa engkau
sampai terdampar di Larantuka?"

Berita Katolik:

BUNDA REINHA - Film Dokumenter Metro TV

Kurs Rupiah:

BlogLarantuka Paypal:

 
!-- START OF ADDME LINK --> Search Engine Submission - AddMe