Google BlogLarantuka NewsBar

Mendag Natal Bersama Di Larantuka

Menteri Perdagangan; Dr. Mari Elka Pangestu, merayakan Natal bersama di Kota Reinha, Larantuka. Ia hadir bersama mantan Wakapolda NTT, Komjen Goris Mere yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika.  Perayaan Natal bersama berlangsung pada 29 Desember 2010 bertemakan "Berbagi kasih se-Tanah Air Indonesia" bertempat di Convention Hall, Gedung Orang Muda Katolik (OMK). Acara berlangsung sederhana dengan dihiburi oleh penyanyi nasional, Joy Benedik.

Acara dihadiri Uskup Larantuka, Mgr. Fransiskus Kopong Kung, Pr, Penjabat Bupati Flotim, Drs. H. Muhammad S Wongso, bersama Ketua TP PKK Flotim, Hj. Rosmini Semsi-Wongso, SE, para pastor dan suster se-Larantuka dan masyarakat.
Selain perayaan Natal bersama, Mari Pangestu dan rombongan  juga mengunjungi warga Kelurahan Pohon Bao, di Kapela Santu Kornelius untuk membagi sembako kepada orang miskin. Usai menyerahkan sembako secara simbolis, menteri berkunjung ke Kapela Tuan Ana di Pohon Sirih dan juga Kapela Tuan Ma di Kelurahan Larantuka.

Usai bertandang ke kapela untuk doa khusus, Mari Pangestu menyempatkan diri mengunjungi pengrajin tenun ikat Ago Lewo Waibalun di Kelurahan Waibalun dan melanjutkan perjalanan ke Kupang.

Uskup Larantuka, Mgr. Frans Kopong Kung, Pr, dalam kotbahnya mengatakan, kedatangan Mari Pangestu dan Goris Mere ke Larantuka merupakan kasih Tuhan yang disyukuri untuk membuka terang bangsa ini bahwa masih banyak daerah bagian timur Indonesia yang membutuhkan sentuhan kasih.
"Kedatangan ibu menteri dan Bapak Goris Mere merupakan kasih Tuhan. Mereka melihat umat dan rakyatnya yang ada di daerah ini. Mereka menyentuh langsung apa yang ada di daerah ini dan mengetahui langsung apa yang dibutuhkan rakyat di daerah ini," kata Mgr. Frans.

Mari Pangestu mengatakan, Natal bersama yang dilakukan di sejumlah daerah di Indonesia merupakan suatu langkah untuk memperkokoh dan memperkuat kesatuan bangsa Indonesia. "Ini suatu toleransi besar dalam bangsa ini. Dan, seperti apa yang disampaikan bupati bahwa daerah bagian timur masih membutuhkan sentuhan. Kedatangan kami juga membawa terang yang sesungguhnya. Dan, terang yang sesungguhnya sudah datang ke dunia. Di Indonesia masih ada gelap dan sekarang lilin-lilin kecil sudah mulai nyala," kata Mari Pangestu.

Ia mengatakan, Indonesia bagian timur memiliki potensi yang cukup banyak. Karena itu, kedatangan panitia Natal nasional bukan hanya merayakan Natal, namun juga untuk membuka mata dunia bahwa di daerah bagian timur masih banyak penduduk miskin.

Berita Katolik:

BUNDA REINHA - Film Dokumenter Metro TV

Kurs Rupiah:

BlogLarantuka Paypal:

 
!-- START OF ADDME LINK --> Search Engine Submission - AddMe