Google BlogLarantuka NewsBar

Frans dan Esthon Jalani Paskah di Larantuka

Gubernur dan Wakil Gubernur  NTT, Drs. Frans Lebu Raya  dan  Ir. Esthon Foenay, yang baru
bersaing dalam pentas Pemilu Gubernur (Pilgub) NTT 2013,  Kamis (28/3/2013),  akan tiba di Larantuka, Kabupaten Flores Timur. 

Keduanya bersama istri masing-masing berada di  Kota Reinha untuk mengikuti prosesi Semana Santa dan merayakan Paskah.  Frans Lebu Raya bersama istri, Ny. Lusia Adinda Dua Nurak Lebu Raya akan menjadi tuan mardomu di Kapela Tuan Ma pada perayaan Semana Santa 2013. 

Tamu lainnya Sekda NTT, Frans Salem, S.H, Kepala BPS Propinsi NTT dan beberapa Kepala BPS kabupaten di daratan Flores serta sejumlah pejabat lainnya.  Ketua Panitia Pekan Suci Gereja Katedral Larantuka, Petrus Pedo Beke mengatakan hal itu kepada wartawan di Larantuka, Selasa (27/3/2013).  Ia menjelaskan, para tamu umumnya sudah tiba di Larantuka dan telah mengikuti sejumlah kebaktian gereja.

Sementara  Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Dra. Maura Sitanggang, Apt, Phd sudah lebih dahulu datang ke Larantuka dan memberikan bantuan  obat-obatan, spanduk posko P3K, tenda, rompi P3K dan sejumlah bantuan lainnya.  Maura tiba di Larantuka, Senin (25/3/2013) diterima Bupati Flotim, Yoseph Lagadoni Herin, Kadis Kesehatan, dr. Yoseph Usen Aman, Direktur RSUD, Emanuel Lewar dan Kasubag Humas, Dominggus Tibo. Usai  menyerahkan bantuan, Maura mengunjungi RSUD Larantuka dan Kantor Dinas Kesehatan Flotim.

Di Kantor Dinas Kesehatan Flotim, Maura  mengunjungi sekretarit 2H2 Center dan ngobrol dengan para petugas 2H2. Usai dari kantor-kantor pemerintah, Maura mengunjungi posko P3K Semana Santa, Gereja Katedral, Kapela Tuan Ma, Kapela Tuan Ana dan Tuan Menino.

Dari panitia Semana Santa diperoleh informasi sebanyak 1.210 peziarah diperkirakan sudah berada di Kota Larantuka untuk merayakan pekan suci Semana Santa di Kota Reinha (Kota Suci) Larantuka. Umumnya para peziarah berada di rumah-rumah penduduk warga Larantuka.

Para peziarah datang dari Jakarta 159 orang pada posisi terakhir, Senin (25/3/2013), Samarinda 82 orang, Medan lima orang, Surabaya satu orang, Kupang 819 orang, Ende 10 orang, Kalimantan 40 orang, Malang 60 orang, Maumere 13 orang, Makassar 21 orang. Diperkirakan tamu akan terus bertambah pada hari H menjelang prosesi laut mengantar Salib Mesias Anak Allah.

Petrus Pedo Beke yang dihubungi, Senin (25/3/2013) mengatakan, saat ini
tamu yang sudah mendaftar posisi terakhir Senin (25/3/2013),  sebanyak 1.000 orang lebih. Para peziarah masih terus bertambah pada hari-hari berikutnya.  "Umumnya tamu-tamu yang mendaftar di panitia Gereja Katedral menginap di rumah-rumah warga. Tamu pemerintah diurus pemerintah. Tamu diperkirakan masih terus bertambah," kata Petrus Pedo yang juga Kepala Kantor Kementerian Agama (Kamenag) Kabupaten Flotim.

Ia  menjelaskan, dalam acara pekan suci Semana Santa,  panitia Gereja Katedral juga melibatkan pemuda lima agama, Katolik, Islam, Protestan, Hindu dan Budha untuk menjaga keamanan pada perayaan prosesi Semana Santa dan kebaktian-kebaktian di gereja.

Dalam perayaan pekan suci,  kata Petrus, umat pada hari Sabtu (23/3/2013) sudah mulai melaksanakan misa anak-anak dan pada Minggu (24/3/2013) misa Minggu Palma,  di mana umat keliling gereja membawa daun palma mengenang dan memperingati Yesus masuk ke Kota Yerusalem sebagai raja dan menerima penderitaan.

Pada hari Senin (25/3/2013),  usai misa umat melakukan pembersihan dan penataan Kapela Tuan Ma dan perlengkapannya dan pada Selasa (26/3/2013) pembersihan Kapela Tuan Ana dan selanjutnya jalan Salib di Stadion Ile Mandiri.

Pada Rabu (27/3/2013),  umat melakukan tikam turo dan selanjutnya penutupan jalur jalan raya sepanjang rute prosesi mulai dari Gereja Katedral hingga  Kapela Tuan Ana, Tuan Ma dan di armida-armida sebagai tempat pemberhentian.  "Pada Rabu selain tikam turo, juga dilakukan penutupan mengaji Semana Santa di Kapela Tuan Ma dan Tuan Ana,  juga Lamentasi. Usai Lamentasi di seluruh Kota Larantuka dibunyikan bunyi-bunyian selama 15 menit sambil berteriak `trewas...trewas' sebagai tanda masuk dalam perkabungan Yesus selama Tri hari Suci," tutur Petrus.

Pada Kamis (28/3/2013),  lanjut Petrus,  pemberkatan  minyak suci dan pembaharuan janji imamat di Gereja Katedral. Selanjutnya pintu Kapela Tuan Ma dan Kapela Tuan Ana dibuka dan kesempatan umat mencium Tuan Ma dan Tuan Ana  hingga sore.  Pada sore hari Kapela Tuan Ma dan Tuan Ana ditutup untuk memberikan  kesempatan kepada umat dan peziarah menghadairi misa Perjamuan Tuhan. 

Selanjutnya pada Jumat (29/3/2013) pagi,  hingga siang hari prosesi jalan salib menghantar Tuan Meninho melalui laut.  Pada sore harinya dilakukan upacara kebaktian wafat Tuhan dengan prosesi menghantar Tuan Ma dan Tuan Ana ke Gereja Katedral hingga pada malam harinya prosesi Iman Jumat Agung mengelilingi Kota Larantuka.

Selama prosesi ini umat menyinggahi armida-armida dan berakhir pengantaran kembali Patung Tuan Trewa ke Tori Tuan Trewa dan pada Sabtu ibadat singkat dengan prosesi menghantar kembali Patung Tuan Ma dan Tuan Ana dilanjutkan ziarah dan cium Tuan Ma dan Tuan Ana.

Kapal ASDP NTT Mulai Angkut Peziarah ke Larantuka

PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menambah frekuensi pelayaran untuk mengangkut peziarah ke Larantuka, Kabupaten Flores Timur.

Penambahan frekuensi pelayaran berlangsung sebanyak tiga kali yakni pada pelayaran Minggu (24/3), Rabu (27/3) dan Kamis (28/3). Peziarah akan menghadiri prosesi Jumat Agung yang digelar di Larantuka. 

"Terjadi ledakan jumlah penumpang sehingga frekuensi pelayaran ditambah dari sebelumnya satu kali menjadi dua kali," kata Pelaksana Manager Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang Hermin Welkis di Kupang, Selasa (26/3).

Ia mengatakan armada yang mengangkut peziarah ke Larantuka tetap berada di sana untuk mengangkut peziarah kembali ke Kupang setelah mengikuti proses Jumat Agung. "Artinya jadwal kapal sudah disiapkan pergi pulang untuk para peziarah yang mengikuti prosesi Jumat Agung di Larantuka," ujarnya.

Prosesi Jumat Agung adalah tradisi sakral dalam agama Katolik untuk memperingati wafatnya Yesus kristus. Tradisi keagamaan yang merupakan warisan Portugis itu sudah berlangsung lebih dari 500 tahun ketika Portugis menyebarkan agama Katolik dan berdagang cendana di Kepulauan Nusa Tenggara.

Prosesi Jumat Agung diawali dari perayaan Rabu Trewa yang tahun ini jatuh pada Rabu (27/3). Trewa dalam tradisi Gereja Katolik artinya bunyi-bunyian, namun ritual keagamaan yang satu ini, sudah jarang dilakukan oleh Gereja Katolik lainnya, kecuali gereja-gereja Katolik yang ada di wilayah Keuskupan Larantuka, yang terbentang mulai dari Flores Timur daratan, Pulau Adonara, Solor dan Lembata.

Disadur dari:

Pesan Bapa Suci Paus Benediktus XVI Untuk Masa Prapaskah 2013

“Percaya dalam amal membangkitkan amal”
“Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita” (1 Yoh 4:16)


Saudara dan saudariku terkasih,
Perayaan Prapaskah, dalam konteks Tahun Iman, menawarkan kita kesempatan berharga untuk merenungkan hubungan antara iman dan amal : antara percaya dalam Allah – Allah dari Yesus Kristus – dan amal, yang merupakan buah dari Roh Kudus dan yang menuntun kita di jalan pengabdian kepada Allah dan sesama.

1. Iman sebagai tanggapan terhadap kasih Allah
Dalam Ensiklik pertama saya, saya menawarkan beberapa pemikiran tentang hubungan erat antara keutamaan iman dan amal kasih secara teologis. Berangkat dari pernyataan tegas yang mendasar dari Santo Yohanes: “Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita” (1 Yoh 4:16), saya mengamati bahwa “menjadi Kristiani bukanlah hasil dari pilihan etis atau gagasan luhur, tetapi perjumpaan dengan suatu peristiwa, seseorang, yang memberi kehidupan suatu cakrawala baru dan suatu arah yang pasti … Karena Allah telah lebih dulu mengasihi kita (bdk. 1 Yoh 4:10), kasih kini tidak lagi menjadi ‘perintah’ belaka; kasih adalah tanggapan terhadap karunia kasih yang dengannya Allah mendekat kepada kita” (Deus Caritas Est, 1).

Iman ini merupakan ketaatan pribadi – yang melibatkan seluruh pancaindera kita – bagi pernyataan kasih Allah yang tanpa syarat dan “penuh gairah” bagi kita, sepenuhnya terungkap dalam Yesus Kristus. Perjumpaan dengan Allah yang adalah Kasih melibatkan tidak hanya batin tapi juga akal budi: “Pengakuan akan Allah yang hidup adalah salah satu jalan menuju kasih, dan ‘ya’ dari kehendak kita terhadap kehendak-Nya menyatukan akal budi, kehendak dan perasaan kita dalam seluruh pelukan tindakan kasih. Tetapi proses ini selalu akhir yang terbuka; kasih tidak pernah ‘selesai’ dan lengkap”( Deus Caritas Est, 17). Oleh karena itu, untuk semua orang Kristiani, dan terutama untuk “pekerja amal”, ada kebutuhan untuk iman, untuk “supaya perjumpaan dengan Allah di dalam Kristus yang membangkitkan kasih mereka dan membuka jiwa mereka bagi orang lain. Akibatnya, sehingga boleh dikatakan, kasih kepada sesama tidak akan lagi bagi mereka perintah yang dibebankan dari luar, melainkan suatu konsekuensi yang berasal dari iman mereka, iman yang menjadi aktif melalui kasih “(Deus Caritas Est, 31a).

Menemukan Tuhan Dalam Hidup Sehari-Hari

Buku ini sangat menarik karena para pembaca bisa menemukan pengalaman yang indah dari sesorang yang menemukan kehadiran Tuhan. Penulis mengajak kita untuk berani memberi perhatian dan waktu kepada Tuhan agar kehadiran Tuhan sungguh sungguh nyata. Buku ini memberikan keberanian untuk mengadakan  pembenahan diri agar kita tidak jatuh pada kesalahan yang sama.[ Romo Gunawan O.Carm] 

Pada abad ketujuhbelas di Perancis hidup seorang yang kemudian dikenal dengan nama Brother Lawrence. Ia menulis buku renungan Practising the Presence of God yang menjadi klasik dalam spiritualitas Kristiani hingga hari ini. Kini ibu Eleine Magdalena, dengan pesan dan oleh Roh yang sama menulis buku renungan ini , yang lahir dari kecintaan kepada Tuhan dan Firman-Nya , serta dari pengalaman berjalan bersama Tuhan. Buku kecil yang hebat dan pasti memberkati pembaca yang mau melakukan kehendak-Nya.[Francis Nawa Hoke M.TH – Ketua Sekolah Tinggi Alkitab Nusantara]

Buku ini praktis dan cocok di mana pun anda berada untuk merasakan kehadiran Tuhan dalam hidup sehari-hari. Jesus Loves you and me.[Ervinna – Ketua Umum Komunitas Bunda Kudus Surabaya]



Items
 Penulis : Elaine Magdalena
 Penerbit : RayPublish Books
 Edisi :
 Tahun terbit :
 Jumlah halaman : 217
 ISBN : 978601935323


Senakel.com
Inspiring Your Spiritual Growth

SENAKEL berasal dari kata latin Cenaculum atau dalam bahasa Inggris disebut The Upper Room, yang berarti ruang atas tempat Yesus mengadakan Perjamuan Terakhir bersama para muridNya. Ruangan atas ini adalah juga tempat yang dipakai oleh para murid dan Bunda Maria untuk berkumpul dan berdoa memohon dicurahkannya Roh Kudus kepada mereka ( peristiwa Pentakosta)

Perubahan harga untuk GRATIS ONGKOS KIRIM ( FREE DELIVERY COST)  per 1 Juni 2011

Free Delivery Cost untuk pembelian diatas Rp.  120.000 khusus wilayah JABODETABEK
Free Delivery Cost untuk pembelian diatas  Rp. 300.000 khusus PULAU JAWA
Discount 50% Delivery Cost untuk pembelian diatas Rp.350.000 khusus LUAR PULAU JAWA

THE CATHOLIC WAY, Kekatolikan dan Keindonesiaan Kita

Bacaan wajib buat orang Katolik! Pendapat, pandangan, sikap, dan pemikiran Mgr. Ignatius Suharyo tentang berbagai persoalan kemanusiaan dan kebangsaan dewasa ini.

Kita diajak untuk tetap teguh dalam iman, berpengharapan dan penuh kasih, baik sebagai pribadi, warga negara, maupun warga Gereja. Dengan begitu, kita bisa melibatkan diri untuk membangun tata dunia baru yang lebih baik.




Items
 Penulis : Mgr. I. Suharyo
 Penerbit : Kanisius
 Edisi :
 Tahun terbit : 16-06-2009
 Jumlah halaman : 250
 ISBN : 978-979-21-2282


Harga retail : Rp. 40.000,- Harga kami : Rp. 36.000,-
Anda menghemat : Rp. 4.000,-   (10%)


Senakel.com
Inspiring Your Spiritual Growth

SENAKEL berasal dari kata latin Cenaculum atau dalam bahasa Inggris disebut The Upper Room, yang berarti ruang atas tempat Yesus mengadakan Perjamuan Terakhir bersama para muridNya. Ruangan atas ini adalah juga tempat yang dipakai oleh para murid dan Bunda Maria untuk berkumpul dan berdoa memohon dicurahkannya Roh Kudus kepada mereka ( peristiwa Pentakosta)

Perubahan harga untuk GRATIS ONGKOS KIRIM ( FREE DELIVERY COST)  per 1 Juni 2011

Free Delivery Cost untuk pembelian diatas Rp.  120.000 khusus wilayah JABODETABEK
Free Delivery Cost untuk pembelian diatas  Rp. 300.000 khusus PULAU JAWA
Discount 50% Delivery Cost untuk pembelian diatas Rp.350.000 khusus LUAR PULAU JAWA

Berita Katolik:

BUNDA REINHA - Film Dokumenter Metro TV

Kurs Rupiah:

BlogLarantuka Paypal:

 
!-- START OF ADDME LINK --> Search Engine Submission - AddMe