Google BlogLarantuka NewsBar

PROFIL KEUSKUPAN LARANTUKA

1. WILAYAH:
Keuskupan Larantuka terletak di Timur pulau Flores, yang meliputi dua kabupaten, yakni kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata yang tersebar di Timur pulau Flores, pulau Adonara, pulau Lembata dan pulau Solor. Daerah ini pada masa awal karya misi biasa dikenal dengan nama “Misi Kepulauan Solor” atau Misi Solor. Di pulau solor, tepatnya di kampung Lohayong masih ada peninggalan sejarah misi Portugis berupa Benteng Portugis “Fort Henricus”.

2. PENDUDUK:
Penduduk asli yang mendiami wilayah Keuskupan Larantuka adalah suku Lamaholot dengan campuran dan pembauran dalam perjalanan waktu yang panjang. Ciri

3. ARAH DASAR DAN PROGRAM PASTORAL:
Dari Katedral Larantuka, hari Kamis, tanggal 28 Juni 2007, bertepatan dengan Yubileum imamat Mgr. Fransiskus Kopong Kung, Pr, Arah Dasar Pastoral Keuskupan Larantuka dimaklumkan untuk kemuliaan Allah dan keselamatan manusia oleh YM. Uskup Larantuka Fransiskus Kopong Kupng, Pr.

Kalenderium Kegiatan Panitia Lima Abad Tuan Ma

15 Agustus 2010
Agenda : Misa Pengresmian Monumen Mgr. Gabriel Manek, SVD dan Penandatanganan Prasasti Oleh Uskup Larantuka; Mgr. Fransiskus Kopong Kung, Pr.
Tempat : Biara Pusat Tarekat Putri Reinha Rosary (PRR) di Lebao - Larantuka.

25 - 27 Agustus 2010
Agenda : Lomba Paduan Suara
Peserta : Tingkat Dekenat

29 - 30 September 2010
Agenda :  Final Lomba Paduan Suara
Tempat : Gereja Kathedral Reinha Rosary Larantuka

04 - 06 Oktober 2010
Agenda : Triduum Menjelang Perayaan Puncak
Peserta : KGB-KGB se-Keuskupan

07 Oktober 2010
Agenda : Perayaan Puncak Lima Abad Tuan Ma
Uraian Kegiatan :
15:00 Wita = Prosesi Menghantar Patung Maria Alleluia
15:30 Wita = Renungan dan Doa Rosario
16:00 Wita = Misa Puncak Perayaan 5 Abad Tuan Ma
19:00 Wita = Acara Resepsi (Sambutan-Sambutan)
Tempat : Stadion Ile Mandiri Larantuka

Membangun Flores Timur Dengan Potensi Kelautan

Oleh : Huzaifah Hamid
Mahasiswa Universitas Muhamadiyah Malang Jurusan Pendidikan Biologi
01 Desember 2008

 
Flores Timur merupakan wilayah kepulauan dengan luas 3079,23 km2, berbatasan dengan kabupaten Alor di timur, kabupaten Sikka di barat utara dengan laut Flores dan selatan, laut Sawu. Data di Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Flores Timur pada tahun 2007, menyebutkan bahwa komoditi perikanan yang dieksportir keluar daerah sangat besar jumlahnya, seperti; ikan segar basah 5.579.934 kg, ikan olahan 236.834 kg, ikan hidup (ikan hias) 1.670 ekor, anakan kerang mutiara 46.620 anakan dan mutiara biji 31.859 kg. Data dan fakta yang berhubungan untuk pembahasan tema ini berasal dan tahapan-tahapan pengumpulan data dengan pembacaan secara kritis terhadap ragam literatur (Library research) yang berhubungan dengan tema pembahasan. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisa deskriptif kualitatif. Menurut Arikunto (1998:25), analisa deskriptif kualitatif adalah analisa yang digambarkan dengan kata-kata atau kalimat, dipisah-pisahkan menurut kategori untuk memperoleh kesimpulan. Kesimpulan dari penulisan ini adalah daerah Flores Timur mempunyai potensi besar di bidang kelautan terutama di bidang perikanan.

Kekuasaan Menafsir (Analisis Logis Atas Kekisruhan Pemilu Kada Flotim)

Oleh : Yosef K. Koten
Staf Pengajar STFK Ledalero, Maumere
Disadur dan diringkaskan dari harian Pos Kupang Edisi 08 Juni 2010)

Persoalan tersendatnya proses pemilihan umum kepala daerah di Flores Timur (Flotim) berawal dari tafsiran KPUD Flotim tentang Peraturan KPU No. 68 Tahun 2009.  Ketua KPUD NTT; John Depa, ketika menyimpulkan hasil pertemuan dengan KPUD Flotim di Kupang, mengatakan: "Ini sebuah terobosan demokrasi yang bagus karena perbedaan yang muncul sebelumnya sebagai akibat dari salah tafsir soal aturan yang dibuat oleh KPU sendiri serta sikap KPUD Flotim yang tidak menghargai hirarki organisasi".  (Pos Kupang, 10 Mei 2010).

Kesatria Kalau KPUD Flotim Mengundurkan Diri

Oleh : Rm. Frans Amanue, Pr
Rohaniwan Katolik di Flores Timur
Disadur dan diringkas dari Harian Pos Kupang Edisi 04 Juni 2010

Gonjang-ganjing Pemilukada Kabupaten Flores Timur (Flotim) telah memasuki keadaan tidak enak; Pemilukada Flotim diusulkan untuk ditunda.  Memang harus ditunda karena tahapan-tahapan pemilukada tidak berjalan sebagaimana yang ditetapkan.  KPUD Flotim bersikukuh tidak mau mengakomodir paket Mondial sesuai permintaan KPU Pusat lewat Surat Keputusan Nomor 234/KPU/IV/2010 tanggal 23 April 2010.  Ketegangan menandai suasana politik di Flotim.

Berita Katolik:

BUNDA REINHA - Film Dokumenter Metro TV

Kurs Rupiah:

BlogLarantuka Paypal:

 
!-- START OF ADDME LINK --> Search Engine Submission - AddMe